Monday, August 31, 2009

Casting call

Seperti yang sudah saya tulis pada posting pertama saya bahwa blog ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan fotografi saya. Selain itu melalui blog ini semua pihak yang terkait dapat berdiskusi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan fotografi.

Sebagai bahan perdana saya mengundang model pemula atau pro yang mau dan bersedia untuk difoto dengan konsep yang menarik. Tentunya dalam koridor kebersamaan, tidak ada biaya apapun untuk jasa yang diberikan kecuali pengeluaran bersama saat pemotretan akan dibicarakan bersama. Intinya adalah saling menguntungkan dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Konsep tidak akan saya beberkan di blog ini, bagi model yang berminat silahkan menghubungi saya lewat email ke adi6426@gmail.com. Sebelum pemotretan kita akan mendiskusikan dulu mengenai konsep dan segala sesuatunya. Nanti setelah selesai sesi pemotretan, semuanya akan dijelaskan tentang konsep dan proses pemotretan.

NB:
Bagi model akan disediakan / dibuatkan blog khusus sebagai portofolio - gratis

Portofolio / portfolio

Portofolio merupakan hal terpenting dalam mendapatkan pekerjaan bagi fotografer dan model. Portofolio adalah kumpulan contoh-contoh foto yang dihasilkan oleh fotografer dan contoh-contoh foto berbagai macam pose atau jenis pemotretan yang dimiliki seorang model.
Portofolio juga perlu dipersiapkan dengan baik dan matang agar portofolio yang dimiliki sesuai dengan sasaran, umumnya portofolio dibuat dalam versi cetak namun sekarang kebanyakan dalam versi media elektronik khususnya internet. Ada fotografer dan model yang membuat portal sendiri sebagai portofolionya, ada juga yang memanfaatkan portal yang dibuat untuk kepentingan fotografer dan model. Dengan media internet tampaknya semua makin mudah, namun tetap harus dipersiapkan dengan baik dan matang terutama bagi pemula.
Fotografer dan model akan saling membutuhkan dalam membuat portofolio. Fotografer akan memerlukan banyak model untuk melengkapi portofolionya begitu pula dengan model. Yang menjadi permasalahan adalah kurang adanya kepercayaan antara fotografer dan model yang masih pemula. Fotografer pemula cenderung memilih model berpengalaman agar sesi pemotretannya lebih mudah dan hasilnya maksimal, namun model berpengalaman akan meminta kompensasi lebih karena merasa si fotografer tidak berpengalaman dan hasilnya tidak akan memuaskan. Begitu pula dengan model pemula akan kesulitan mendapatkan fotografer berpengalaman kecuali dengan mengikuti permintaan-permintaan khusus dari fotografer yang cenderung merugikan posisi model.
Sebenarnya fotografer pemula memiliki kemampuan atau ketrampilan dasar yang sama dengan fotografer berpengalaman, cuma yang membedakan adalah jam terbang dan pengalaman saja. Fotografer pemula juga bisa membuat foto yang baik dan menarik selama diberi kebebasan dan kepercayaan penuh untuk menghasilkan karya foto.

Bagi para fotografer dan model pemula, jangan takut untuk bekerja sama. Karena dengan fotografer dan model yang masih baru, kita akan mendapatkan foto-foto yang memiliki karakter dan penampilan yang baru pula. Jika model menggunakan jasa fotografer berpengalaman tentunya model akan mendapatkan foto yang karakter dan stylenya sama dengan model-model lain yang pernah difotonya. Begitu pula dengan fotografer pemula yang menggunakan jasa model berpengalaman akan mendapatkan foto yang wajah dan posenya sama dengan fotografer lain yang menggunakan model yang sama.
Keuntungan lain sebagai sesama pemula adalah tidak memerlukan biaya yang besar, model cukup menyediakan wardrobe dan make up sederhana dan fotografer menyediakan peralatan dan memberikan hasil foto kepada model dengan perjanjian bahwa foto-foto yang ada hanya digunakan untuk kepentingan pembuatan portofolio.

Fotografer vs tukang foto

Fotografer dan tukang foto secara harafiah memang memiliki arti yang sama, namun pada kenyataannya keduanya memiliki konotasi yang berbeda. Tukang foto bekerja sesuai dengan pesanan, tanpa adanya pesiapan konsep dan lainnya. Sedangkan fotografer selalu mempersiapkan segala sesuatunya untuk melakukan pemotretan, konsep, wardrobe, properti, timing, dll.

Value of photography

Sebuah karya foto yang baik dan menarik tidak selalu menampilkan gambar yang indah-indah dan sempurna. Subyek foto yang dikatakan tidak menarik bukan berarti tidak dapat menghasilkan karya foto yang menarik, seorang fotografer pasti mampu membuat foto yang menarik dari kondisi yang tidak menarik.

Seringkali seseorang khususnya wanita mengatakan pada si fotografer agar hasil fotonya bisa lebih cantik dan lebih menarik dari kondisi aslinya, entah karena merasa kurang percaya diri atau kurang percaya kemampuan si fotografer. Setiap orang dilahirkan selalu dengan keadaan yang baik, sekalipun ada perbedaan antara satu dengan yang lain bukan berarti bahwa dirinya kurang dari yang lain. Setiap orang pasti memiliki sisi yang menarik untuk difoto dan setiap orang juga pasti memiliki sisi yang kurang menarik untuk difoto, tinggal bagaimana sang model dan fotografer memiliki kejelian tentang sisi-sisi menarik dari model. Yang paling utama adalah rasa percaya diri dan inner beauty yang dimiliki oleh model.

Jujur, jika disuruh memilih model, saya lebih tertarik kepada model wanita daripada pria. Bukan karena saya pria, tetapi lebih dikarenakan model wanita memiliki banyak sisi-sisi menarik yang dapat di explore.
Percaya atau tidak seseorang yang merasa dirinya jelek dan lain sebagainya, di tangan fotografer berpengalaman akan tampak jauh lebih cantik /tampan dari pada yang dirasakan.

DREAMS COME TRUE

Setiap orang pasti punya mimpi dan berharap mimpi tersebut menjadi kenyataan.

Bila kita membaca atau mendengar kisah sukses para ilmuwan dan pengusaha, semuanya selalu berawal dari sebuah mimpi. Mimpi yang mereka perjuangkan tanpa mengenal lelah dan putus asa, tidak sedikit kegagalan yang di alami. Namun mereka tidak membiarkan mimpi mereka menjadi mimpi buruk. Mereka tetap berusaha mewujudkan mimpi mereka menjadi sebuah kenyataan. Mengutip dari perkataan seorang pengusaha senior kita yang memiliki mimpi untuk menciptakan pengusaha-pengusaha sukses, yang mengatakan bahwa orang yang sukses adalah mereka yang mampu bangkit sebelas kali setelah sepuluh kali mengalami kegagalan.

Kegagalan bukanlah penghambat untuk menggapai mimpi, justru kegagalan akan membawa seseorang dapat mewujudkan mimpinya.

Jangan pernah berhenti untuk bermimpi, jangan takut untuk bermimpi. Namun yang jauh lebih penting adalah jangan pernah berhenti untuk menggapai mimpi tersebut dan jangan takut untuk menghadapi kegagalan.

Saya sendiri juga memiliki mimpi, mungkin banyak orang akan tertawa dan mencibir mimpi saya. Tetapi perkataan dan sikap orang lain tidak akan mempengaruhi saya dalam menggapai mimpi saya, sekalipun akan ada banyak kegagalan yang menanti. Saya bermimpi untuk dapat membuat karya foto yang memiliki nilai artistika yang tinggi dan dapat mempengaruhi emosi penikmat foto. Memang tidak mudah dan tidak dalam waktu singkat mimpi tersebut dapat menjadi kenyataan.

Melalui blog ini saya ingin berbagi dan bertukar pikiran dalam menggapai mimpi saya. Juga tidak menutup kemungkinan untuk berkolaborasi membuat sebuah karya foto.

Blog ini terbuka bagi siapa saja yang tertarik dengan fotografi, fotografer pemula atau pro, foto model pemula atau pro, art director pemula atau pro, designer pemula atau pro. Yang terpenting bagi saya adalah semua harus dalam koridor kebersamaan dalam menghasilkan sebuah karya foto, tidak untuk kepentingan komersial.